Kegiatan Pentas Pendidikan 2017 di Ambon salah satunya adalah kegiatan Ngobrol Publik, dan LPSPL Sorong Satker Ambon ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Yaitu bertempat di Aula SMA Negeri 2 Ambon pada tanggal 17 Maret 2017. LPSPL Sorong Satker Ambon mengusung Tema “Konservasi Jenis Ikan Untuk Peningkatan Pemberdayaan Masyarakat” . Tema ini diambil karena dilatar belakangi oleh Luas provinsi Maluku yang didominasi oleh lautan sekitar 92,4 % dan juga Potensi Provinsi Maluku yang sangat kaya diantaranya dengan garis pantai 10.630.10 Km, pulau sebanyak 1.340 Pulau, Luas Mangrove 1.322.907 Km2 dan Luas Terumbu Karang 1.323,34 Km2. Dengan potensi kekayaan tersebut ada data yang sangat ironi yakni berbanding terbalik dengan potensi provinsi Maluku sendiri yaitu data Badan Pusat Statistik Nasional tepatnya Bulan September 2016 menyatakan bahwa Provinsi Maluku menempati urutan ke 4 Provinsi Termiskin di Indonesia setelah Nusa Tenggara Timur (NTT). Dengan tema tersebut diharapkan para siswa/i SMA yakni sebagai generasi penerus dapat lebih jauh mengenal potensi kelautan dan perikanan Provinsi Maluku dan memajukan kesejahteraan masyarakat Maluku di masa yang akan datang.

Kegiatan diawali dengan penyampaian dari LPSPL Sorong Satker Ambon terkait potenis Kelautan dan Perikanan  di Provinsi Maluku. Termasuk pengenalan jenis jenis ikan yang dilindungi yang ada di Provinsi Maluku. Terkait potensi jenis ikan yang dilindungi Provinsi Maluku memiliki banyak jenis ikan yand dilindungi diantaranya Penyu, Ikan Napoleon, Hiu Paus, Paus, Lumba-lumba, Bambu Laut dll. Potensi Kelautan dan Perikanan yang banyak tersebut dapat digunakan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat Provinsi Maluku sendiri. Untuk narasumber pertama dihadirkan dari Universitas Pattimura yaitu Bapak James Abrahamsz, S.Pi, M. Si  yang menyampaikan tentang perlunya generasi muda untuk tahu potensi di Provinsinya sendiri dan berupaya untuk mendukung pemerintah Provinsi Maluku dalam mengembangkan potensi kelautan dan perikanan dan potensi lainnya dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakatnya. Narasumber yang kedua dihadirkan Ibu Niken Lidiyastuti Aritovani, ST. sebagai Pemilik dan Pengusaha Abon Ikan “Nacha”, memberikan motivasi bagi siswa/i untuk berwirausaha dengan cara memanfaatkan potensi di Provinsi Maluku ini terutama potensi kelautan dan perikanannya, terbukti dengan membuat abon ikan Tuna yang ikan Tuna tersebut didapatkan dari perairan Maluku, ibu Niken menjadi pengusaha yang terbilang sukses di Kota Ambon dan Produknya sudah ada di berbagai took Oleh-oleh di kota Ambon bahkan sudah sampai swalayan besar seperti Hypermart. Narasumber yang ketiga dari Kelompok Konservasi Karang dan Biota Laut Kapahaha Mina Lestari yaitu Bapak Muhammad Saleh Sasole yang memberikan penjelasan tentang kegiatan kelompok konservasi tersebut di Negeri Morella dan yang sudah dilakukan adalah pembuatan Kebun Kima Negeri Morella yang pada Bulan Desember diresmikan oleh menteri Kelautan dan Perikanan Ibu Susi Pudjiastuti, kebun kima tersebut merupakan kerjasama Kelompok Konservasi tersebut dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

 

lpspl-ambon-1