Salah satu inisiatif yang dipresentasikan pada #JanjiPublik di Warwick University pada 24 Juli lalu ini didirikan di Bali dengan visi “membangun” energi terbarukan dan telah berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, antara lain KNEB (Komite Nasional Energi Bersih), Sekolah Dasar seprovinsi Bali, Yayasan Bambu Teras Langit, Yayasan Sepeda Listrik, Pemerintah Desa Nawakerti, Universitas Udayana, serta tokoh masyarakat, Bapak Agung Kayon.

Konsep membangun Bengkel Energi dibagi menjadi tiga, yaitu infrastruktur, manusia, dan masa depan. Pembangunan infrastruktur dilakukan dengan menyiapkan produk-produk dengan konsep energi terbarukan. Salah satu produknya adalah mini wind propeller.

Kedua adalah membangun manusia yang dilakukan dengan menggerakkan anak muda, antara lain dengan mengikuti kompetisi video internasional yang tahun lalu terpilih sebagai 20 besar dunia.

Terakhir adalah membangun masa depan yang dilakukan dengan kegiatan Kelas Ranger Energi, yaitu kegiatan voluntir ke sekolah-sekolah untuk mengajarkan konsep energi terbarukan dan prilaku hemat energi serta menyusun kurikulum yang menyisipkan materi hemat energi.

1 2 3