Kolaborasi untuk Literasi Keuangan

Kalian masih ingat ‘kan dengan Pesta Pendidikan (PEKAN) pada 21 Mei 2017 lalu yang bertempat di fX Sudirman, Jakarta?

Menjadi Jagoan Finansial (MJF) adalah kelanjutan dari Janji Publik di acara tersebut yang merupakan kegiatan pelatihan guru (workshop) tentang konsep literasi keuangan. Workshop yang diadakan di Jakarta, Lampung, dan Maluku akan mengajarkan contoh pengelolaan uang yang bijak kepada guru-guru serta ajakan untuk menjalankan program literasi keuangan bersama peserta didiknya.

Pelatihan MJF pertama telah dilaksanakan pada Sabtu, 26 Agustus 2017, yang dihadiri sebanyak 21 orang guru mulai dari jenjang TK sampai dengan Menengah Atas. Workshop dimulai tepat pukul 08.00 dan Najelaa Shihab, pendiri Cikal, sebuah institusi pendidikan bertaraf internasional sebagai narasumber yang pertama. Najelaa berbagi bahwa semua guru harus memiliki dan mencapai cita-citanya. Menurutnya, untuk menuju cita-cita, para guru harus memiliki 4K, yaitu Kemerdekaan, Kompetensi, Kolaborasi, dan Karier.

mjf

Peserta dan pelatih Menjadi Jagoan Finansial Angkatan Pertama. (Foto oleh Quamma)

Narasumber kedua adalah Ligwina Hananto, pendiri sekaligus CEO QM Financial, mengajarkan pengelolaan keuangan yang bijak kepada para guru. Tidak berhenti di situ, Ligwina juga mengenalkan konsep Menghasilkan uang – Belanja – Beramal – Menabung (MBBM) sehingga anak tahu bagaimana menyikapi kebutuhan serta pengelolaan keuangan yang bijak sejak usia dini.

Di akhir workshop, para guru dibagi menjadi 3 (tiga) kelompok sesuai dengan tingkatan mengajarnya di sekolah, yaitu TK – 3 SD, 4-6 SD, dan SMP – SMA.

Kelompok TK – 3 SD membuat kegiatan yang dinamakan “Pre – Primary Got Talent”. Dalam kegiatan ini peserta didik diajak untuk unjuk kebolehan dengan pementasan seni dan memasak. Uang yang didapatkan dari kegiatan ini akan disumbangkan dan sebagian lagi disimpan untuk modal kegiatan selanjutnya.

mjf1

Perencanaan “Market Day” oleh salah satu kelompok peserta pelatihan Menjadi Jagoan Finansial. (Foto oleh Quamma)

Tema “Market Day” dipilih oleh kelompok kedua (4-6 SD) yang menjadi penjual barang yang mereka produksi kepada adik-adik kelas. Kakak kelas 5-6 SD akan membantu sebagai kasir dan melaporkan pencatatan keuangan secara sederhana. Sama seperti kelompok pertama, uang hasil kegiatan ini akan disumbangkan dan sebagian lagi disimpan untuk modal kegiatan berikutnya.

Kelompok terakhir juga memilih tema “Market Day” dengan melakukan penjualan secara offline maupun online. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan beragam profesi sebagai sumber penghasilan.

mjf2

Pada pelatihan Menjadi Jagoan Finansial Angkatan Kedua, hasil kolaborasi Quamma dan ReplayID digunakan, boardgame untuk pendidikan literasi keuangan diujicobakan. (Foto oleh Quamma)

*Seperti ditulis di http://www.qmfinancial.com/menjadi-jagoan-finansial-batch-1-guru/